MODEL BERAGAMA OH… NASIBMU. MATI SURI
oleh: Bpk. Kyai Tanjung
Pelaku pengamal beragama telah memasuki fase mati suri,
betapa banyak orang beragama (entah apapun agama yang dianut dan dipeluknya),
namun pada kenyataannya banyak yang tidak mengenal agamanya dengan sebenarnya,
hal ini dikarenakan agama (sepertinya) telah diyakini sebagai “legenda” semata.
Sesuatu yang tidak real. Tidak aplikatif, tidak kontekstual. BENARKAH BEGINI???
Agama hanya berhenti pada hal-hal permasalahan ritualitas
formalitas semata. Dan identik hanya perihal pahala, ganjaran surga dan neraka,
yang hanya berposisi pada maqom meninggal dunia, inipun masih diperpanjang
dengan menunggu hari kebangkitan bersama-sama yang entah kapan secara kurun
waktu. BENARKAH BEGINI???
Sedang ilmu pengetahuan, dan teknologi serta wawasan dan
wacana begitu subur berkembang maju yang (sepertinya) telah melampau konsep
beragama yang tampak tertinggal. BENARKAH BEGINI???
Saat bertuhan (ritual formalitas), tidak berkaitan aktifitas
berdunia. Dan saat berdunia Tuhan ditanggalkan. Maksudnya Tuhan hanya sebagai
tempat laporan semata, perintah Tuhan hanya berhubungan dengan hal-hal yang
ritual. Kalau ritual formal dijalankan, berarti benturan, perkelahian, saling
jegal saling mengolok adalah bukan bagian dari bertuhan. BENARKAH BEGINI???
Dan saat berdunia (bekerja, bersosial, bermasyarakat,
mencari pengetahuan dan wawasan) adalah hal yang sama sekali tidak berhubungan
dengan Tuhan kecuali, hanya mengenai pemahaman kalau ritual ibadah formalitas
dipenuhi, maka tuhan akan melancarkan urusan berdunianya. Kaya sebab ibadahnya,
masuk sekolah favorit karena ibadah dan puasanya, harta benda berlimpah karena
zakatnya…dan seterusnya. PEMISAHAN KEBERADAAN TUHAN DENGAN KETUHANAN DAN
KEMANUSIAANNYA. BENARKAH BEGINI???
Tuhan Dipersepsikan seperti orang tua atau bos. Jika kita
baik dengan ORTU, maka akan dikasih uang saku berlebih, dan jika sekeluar dari
rumah dengan uang saku itu boleh foya-foya dan hura-hura sebab orang tua berada
di rumah dan tidak menyertai perjalanan.TUHAN DILETAKKAN DIDALAM ALMARI
BRANGKAS. BENARKAH BEGINI???
KARENA FAKTANYA PARA AGAMAWAN TIDAK BISA MEMBUKTIKAN
JANJI-JANJI MANISNYA, DITUNJANG DENGAN PERILAKU PARA TOKOHNYA YANG SERING
BERSEBERANGAN DENGAN SESAMA TOKOH AGAMA DAN BERSEBERANGAN DENGAN PERKEMBANGAN
ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI. BENARKAH BEGINI???
Sehingga ilmu agama dan ilmu sosial serta ilmu teknologi
tampak terpisah dan dipisahkan sedemikian rupa, sehingga agama benar-benar
kuno, sejarah legenda. Sedang urusan kematian dengan segala perhitungannya
adalah urusan nanti. Apa bedanya dengan janji-janji politik. BENARKAH BEGINI???
Ilmu agama ilmu Tuhan.
Ilmu pengetahuan sosial dan teknologi ilmu umum adalah ilmu
berdunia, ilmu manusia. BENARKAH BEGINI???
SEPERTINYA MEMBERIKAN GAMBARAN: ILMU AGAMA BERHUBUNGAN
DENGAN TUHAN, TUHAN HANYA BERHUBUNGAN DENGAN KEMATIAN, GANJARAN SURGA,
PENGHAKIMAN, NERAKA. BERISI JANJI-JANJI YANG (seperti dalam panggung politik) JURKAMNYA
ADALAH PARA UTUSAN. BENARKAH BEGINI???
ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI DENGAN SEGALA ASPEKNYA ADALAH
ILMU BERDUNIA YANG (TIDAK BOLEH) BERSENTUHAN DENGAN TUHAN DALAM POLA BERAGAMA.
INI ADALAH HAK PRIVACY MANUSIA, TUHAN JANGAN CAMPUR TANGAN. BENARKAH BEGINI???
SHOLAT, PUASA DILAKUKAN SEBAGAI KEWAJIBAN SEDANG MENCARI
HARTA BENDA BEKERJA ADALAH HAL YANG LAIN. TIDAK BOLEH DICAMPURADUKKAN. BENARKAH
BEGINI???
Apalagi saat agama telah keluar dari koridor
ke-otentikannya, akibat setiap otak merekayasa dengan akal pikiran memodifikasi
tafsir dengan pelegalan istilah ijtihad, sebab para utusan adalah legenda masa
lalu. BENARKAH BEGINI???
Apalagi sehingga muncul radikal, kekerasan dalam beragama,
(sepertinya) semua agama membolehkan merusak, membantai, mengkafirkan agama
lain, kepercayaan lain, yang tidak seiman, juga saling jegal saling olok saling
menjatuhkan diantara sesama pemeluknya. Dengan perilaku jumud, ta’asub, kaku,
beku, fanatik, saling berprasangka. Maka lengkaplah kematiannya. BENARKAH
BEGINI???
NAMUN SESUNGGUHNYA BENARKAH DEMIKIAN, BENARKAH AGAMA ADALAH
HANYA SEJARAH, LEGENDA MASA LALU DAN KONDISI AKAN DATANG SETELAH KEMATIAN
SEMATA. BENARKAH SEPERTI ITU. BENARKAH AGAMA MENJADI PENGHALANG KEMAJUAN,
BENARKAH AGAMA TIDAK ADA RELEVANSINYA DENGAN PENGELOLAAN-PENGELOLAAN BERDUNIA,
MANAJEMEN, ADMINISTRASI, EKONOMI DAN SETERUSNYA DAN SEBAGAINYA
Kajian mengenai hal tersebut dapat diikuti dalam Kajian Rutin Ilmu Tauhid Annubuwwah setiap malam Jumat Legi dan Malam Ahad Pahing di POMOSDA (Pondok Modern Sumber Daya At-Taqwa). Jl. KH. Wachid Hasyim 304 Kel. Tanjunganom Kec. Tanjunganom Kab. Nganjuk Prov. Jawa Timur.
Untuk akses di youtube gunakan kata kunci “jatayu tv” atau "Bpk. Kyai Tanjung".
Untuk akses di youtube gunakan kata kunci “jatayu tv” atau "Bpk. Kyai Tanjung".
https://www.youtube.com/channel/UCJbJiufc3P91ySotLnFaHJQ/feed?activity_view=1
https://www.youtube.com/watch?v=zMwXl0AQZgE
https://www.youtube.com/watch?v=4ow7q0dRsHQ
Komentar